Hastelloy C adalah kelompok logam super
(superalloy) berbahan dasar nikel yang dikembangkan oleh
Haynes International, Inc.
3 sebuah perusahaan material teknik dari Amerika Serikat. Nama "Hastelloy" adalah merek dagang resmi mereka, sementara huruf "C" menandakan kelompok varian yang semuanya berbagi tiga unsur utama: nikel (Ni), molibdenum (Mo), dan kromium (Cr) — kombinasi yang menjadi kunci ketahanannya terhadap korosi.
Yang membuat Hastelloy C istimewa adalah kemampuannya bertahan di dua jenis lingkungan kimia yang berlawanan secara sekaligus: di lingkungan yang bersifat oksidatif (zat yang mudah bereaksi dengan oksigen, seperti asam nitrat) maupun reduktif (seperti asam klorida encer). Di mana kebanyakan baja tahan karat dan logam nikel lainnya biasanya hanya unggul di salah satunya. Inilah mengapa Hastelloy C sering menjadi pilihan utama saat prosesnya melibatkan campuran bahan kimia yang agresif atau tidak dapat diprediksi.
Material ini digunakan luas di industri kimia, farmasi, semikonduktor, pengolahan gas buang, hingga reaktor nuklir. Satu hal penting untuk desain sistem: dibanding baja biasa, Hastelloy C menghantar listrik dan panas jauh lebih buruk, tapi mengembang lebih banyak saat dipanaskan — faktor yang perlu diperhitungkan saat merancang sambungan dan perpipaan.